Pengertian Respirasi Aerob dan Anaerob

Pengertian Respirasi Aerob dan Anaerob – Menurut KBBI, respirasi didefinisikan sebagai. kegiatan memasukkan dan mengeluarkan udara ke dalam dan dari paru-paru; pernafasan. pengikatan oksigen oleh butir-butir darah untuk penyediaan bahan bagi seluruh tubuh melalui permukaan alat pernafasan (paru-paru, insang) pada binatang sekaligus mengeluarkan karbondioksida. Seperti yang kita tahu, dalam menjalankan aktivitas, tubuh kita membutuhkan energi.

Pengertian Respirasi Aerob dan Anaerob

Pengertian Respirasi Aerob dan Anaerob

Energi ini bisa diproses dari zat-zat yang masuk dalam tubuh yang dipecah melalui reaksi kimia untuk memecah nutrisi yang ada pada molekul. Proses ini terjadi di mitokondria ataupun sitoplasma dalam sel.

Proses pembentukan energi pada tubuh disebut dengan respirasi, sesuai dengan definisi kedua dari respirasi menurut KBBI. Proses respirasi tidak sama dengan bernafas.

Bernafas merupakan proses yang melibatkan menghirup dan mengeluarkan air melalui paru-paru, sedangkan respirasi merupakan proses untuk menghasilkan energi yang melibatkan glukosa yang mana akan digunakan oleh sel untuk beberapa fungsi seperti bergerak, tumbuh, melakukan perbaikan dalam sel atau mengontrol temperatur dalam tubuh.

Proses yang dilakukan dalam tubuh untuk menghasilkan energi yaitu melalui respirasi aerob dan anaerob. Secara sederhana respirasi aerob didefinisikan sebagai respirasi yang dilakukan dengan kehadiran oksigen. Sedangkan respirasi anaerob merupakan respirasi yang dilakukan tanpa kehadiran oksigen.

Pada respirasi aerob, glukosa dipecah dengan dibantu oleh oksigen untuk menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan oleh respirasi aerob lebih besar daripada yang dihasilkan oleh respirasi anaerob.

Respirasi aerob terjadi di sitoplasma dan mitokondria yang dapat menghasilkan energi yang besar dan juga menghasilkan karbondioksida dan air. Respirasi aerob biasanya terjadi pada tanaman dan juga hewan.

Respirasi anaerob dapat dilakukan tanpa adanya kehadiran oksigen. Pada respirasi anaerob, glukosa dipecah dan menghasilkan asam laktat dan energi. Energi yang dihasilkan oleh respirasi anaerob jauh lebih sedikit dari energi yang dihasilkan oleh respirasi aerob.

Baca Juga :

Respirasi anaerob hanya bertempat di sitoplasma dan menghasilkan asam laktat pada hewan, karbondioksida serta etanol pada tumbuhan.

Respirasi anaerob menggunakan glukosa untuk memproduksi energi. Proses respirasi ini dapat ditemukan di sel otot manusia, bakteri, serta ragi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme