Pengertian Penambatan Nitrogen

Pengertian Penambatan Nitrogen – Penambatan nitrogen dapat diartikan sebagai suatu proses dimana bercampurnya nitrogen yang terdapat di udara dengan unsur lainnya, baik terjadi secara alami maupun terjadi secara buatan atau sintesis.

Pengertian Penambatan Nitrogen

Pengertian Penambatan Nitrogen

Nitrogen pada dasarnya sangat diperlukan bagi tanaman, akan tetapi tidak secara langsung zat nitrogen tersebut dapat digunakan pada tanaman, atau dengan kata lain hanya zat nitrogen yang telah melewati proses perubahan saja yang bisa digunakan tanaman.

Sehingga penambatan nitrogen ini merupakan upaya mikro-organisme yang mengubah nitrogen menjadi senyawa nitrogen yang dapat digunakan oleh tumbuhan. Di dalam udara sendiri, kandungan nitrogen dapat mencapai hingga 70% dan disetiap satu hektar tanah kandungan zat nitrogen dapat mencapai 35,000 ton.

Baca Juga : Jenis-Jenis Fermentasi

Nitrogen yang terkandung di udara hanya dapat digunakan secara langsung oleh organisme tertentu yaitu organisme penambat, sebagai contohnya pada beberapa jenis bakteri dan ganggang hijau-biru, yang dapat menyerap nitrogen secara langsung dan dapat digunakan sebagai bahan makanan kemudian diubah menjadi senyawa organik yang nantinya baru dapat digunakan oleh organisme lain.

Nitrogen inilah yang telah melewati proses perubahan melalui mikroba penambat. Pada prosesnya, enzim yang terdapat di mikroba organik pada prosesnya akan menggabungkan penambat nitrogen dan nitrogen lepas atmosfir menjadi senyawa nitrogen organik.

Setelah nitrogen organik terbentuk, barulah hasil senyawa gabungan ini disalurkan secara perlahan ke tanaman melalui jasad mikroba. Terdapat 2 jenis bakteri penambat nitrogen berdasarkan penggolongannya, yaitu:

  1. Penambatan nitrogen secara simbiotik

Penambatan nitrogen secara buatan atau simbiotik dilakukan dengan melalui tanaman dan sejenis bakteri yang ada di dalam tanah. Keduanya tidak melakukan penambatan secara terpisah.

Kerja sama keduanya ini terjadi di dalam tumbuhan, sehingga hasil dari penambatan nitrogen nantinya akan tersimpan dalam sel jaringan tumbuhan.

  1. Penambatan nitrogen secara non-simbiotik

Sedangkan untuk penambatan secara alami, penambatan nitrogen terjadi di atmosfir secara kilat dan tidak membutuhkan bantuan apapun untuk berubah. Penambatan ini diakibatkan oleh halilintar yang kemudian bertabrakan dengan nitrogen an kemudian mengalami fotokimia hingga jatuh ke bumi bersama air hujan.

Penambatan secara alami juga dapat dihasilkan oleh jasad mikroba, sebagai contohnya azotobacter yang diketahui dapat melakukan penambatan terhadap nitrogen dengan sangat cepat. Jasad mikroba umumnya lebih menggunakan ammonium dalam proses penambatan nitrogen, sedangkan bahan seperti nitrat dan urea merupakan bahan yang menjadi penghambat bagi jasad mikroba untuk menambat nitrogen.

Selain itu,  faktor kimia dan lingkungan pun juga sangat berpengaruh terhadap proses penambatan, diantaranya seperti suhu, kelembaban, kadar pH, dan lainnya,

Baca Juga : Fungsi Dan Struktur Kloroplas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme