Pengertian Kompensasi Menurut Para Ahli

Pengertian Kompensasi Menurut Para Ahli – Mendengar kata kompensasi sudah tentu berhubungan dengan sejumlah materi, dimana kompensasi merupakan penghargaan yang diperoleh atas kinerja lebih yang telah dikerjakan. Kompensasi bertujuan untuk meningkatkan prestasi kerja, memotivasi dan meningkatkan kinerja karyawan. Kompensasi menurut para ahli di antaranya:

  • Menurut Sedarmayanti (2011:239).

 “ segala sesuatu yang di terima oleh karyawan sebagai balas jasa kerja mereka.”

  • Menurut Husein Umar (2007:16).

“ kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh pegawai berupa gaji, upah, insentif, bonus, premi, pengobatan, asuransi dan lain-lain yang sejenis yang di bayar langsung perusahaan.”

  • Menurut Wibowo (2007:461).

“kompensasi adalah kontra prestasi terhadap penggunaan tenaga atau jasa yang telah diberikan oleh tenaga kerja.”

  • Menurut Andrew di kutip oleh A.A.Anwar Prabu Mangkunegara (2009:83).

“Kompensasi merupakan sesuatu yang di pertimbangkan sebagai suatu yang sebanding.“

Dari sekian pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa kompensasi adalah segala sesuatu yang berupa materi atau non-materi yang diberikan perusahaan kepada karyawan sebagai bentuk konsekuensi perusahaan karena telah memberi pekerjaan.

Bentuk-bentuk Kompensasi

Ada dua bentuk kompensasi yaitu berupa kompensasi langsung yaitu upah dan gaji, sedangkan kompensasi tak langsung yaitu pelayanan dan keuntungan. (Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu ; 2009 hal 84)

  • Upah dan Gaji
  • Upah adalah pembayaran dalam bentuk uang sebagai uang pelayanan kerja dalam perjam atau perhari atau per setengah hari.
  • Gaji adalah uang yang dibayarkan sebagai hak atas kewajiban kerja, biasanya diberikan secara bulanan.

Dibawah ini dikemukakan prinsip upah dan gaji , yaitu :

  1. Tingkat Bayaran : diberikan sesuai dengan kemampuan perusahaan
  2. Struktur Bayaran : berdasarkan tingkat dan klasifikasi jabatan dalam perusahaan.
  3. Menentukan Bayaran Secara Individu : berdasarkan rata-rata tingkat bayaran tingkat pendidikan, masa kerja, dan prestasi kerja pegawai.
  4. Metode Pembayaaran : pembayaran yang berdasarkan pada waktu (per jam, per hari, per minggu, per bulan), berasal dari pembagian hasil.
  5. Control Pembayaran :pengendalian biaya secara langsung dan tak langsung dari biaya kerja.

Tujuan Kompensasi

Kompensasi diberikan dengan tujuan antara lain adalah  (S.P. Hasibuan, Malayu : 2008 hal 121) :

  1. Ikatan Kerja sama : adanya perjanjian antara perusahaan dengan karyawan. Jika karyawan melakukan tugasnya dengan baik maka perusahaan akan memberikan kompensasi berdasarkan kesepakatan yang telah disetujui bersama.
  2. Kepuasan Kerja : perusahaan memberikan tanda balas jasa karena mampu memenuhi kebutuhan fisik, status sosial dan egoistik.
  3. Pengadaan Efektif : kompensasi dapat mengklarifikasikan karyawan yang berkualitas dengan mudah.
  4. Motivasi : sebagai dorongan semangat bagi karyawan.
  5. Stabilitas Karyawan : akan mengurangi jumlah karyawan yang resign.
  6. Pengaruh Pemerintah : menghindarkan intervensi pemerintah.
Updated: April 6, 2019 — 1:24 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme