Pengertian, Fungsi, Peran dan Jenis-jenis Birokrasi

Pengertian, Fungsi, Peran dan Jenis-jenis BirokrasiPengertian Birokrasi adalah alat kekuasaan bagi yang menguasainya, dimana para pejabatnya secara bersama-sama berkepentingan dalam konstitusi. Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia arti kata birokrasi adalah sistem pemerintahan yang dipimpin oleh pegawai pemerintah (pejabat) karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan.

Adapun secara istilah kata birokrasi berasal dari Bahasa Prancis Bureau yang artinya kantor atau meja tulis dan Bahasa Yunani Cratein yang artinya mengatur. Awalnya, istilah ini digunakan untuk menunjuk pada suatu sistematika kegiatan kerja yang diatur oleh suatu kantor melaui kegiatan-kegiatan administrasi (Ernawan, 1988). Dalam konsep Bahasa Inggris, Birokrasi secara umum disebut juga dengan istilah Civil service, ada juga sebutan lain yaitu Public Sector, Public Service dan Public Administor.

Fungsi dan Peran Birokrasi

Birokrasi mempunyai kewajiban untuk melayani masyarakat serta menjadikan masyarakat sebagai prioritas utama. Namun, birokrasi seringkali dipandang negatif karena kinerjanya yang cenderung menyusahkan masyarakat. Selain itu, birokrasi juga dinilai sebagai organisasi yang boros, tidak efisien dan efektif.

Adapun masyarakat yang berpendapat bahwa birokrasi adalah alat penindasan bagi mereka. Walaupun begitu, peranan birokrasi tetap dibutuhkan masyarakat sebagai penghubung antara Negara dengan Masyarakat.

Menurut Michael G. Roskin, Fungsi Birokrasi, yakni :

  1. Fungsi Administrasi
  2. Fungsi Pelayanan
  3. Fungsi Pengaturan
  4. Fungsi pengumpul Informasi

Sedangkan peranan birokrasi dalam pemerintahan, yaitu:

  1. Sejalan dengan tujuan pemerintah
  2. Melaksanakan kegiatan serta program untuk mencapai visi dan misi pemerintah
  3. Melayani masyarakat dan melaksanakan pembangunan secara netral dan profesional
  4. Menjalankan manajemen pemerintahan

Jenis-jenis Birokrasi

Menurut siagiaan, Jenis-jenis birokrasi terbagi menjadi 3 Tipe berikut :

  1. Birokrasi Terbuka : dimana rakyat diberikan hak untuk terlibat langsung dalam pengelolaan negara. Hal ini bisa ditemukan pada negara-negara demokratis.
  2. Birokrasi Tertutup : Dimana hanya orang-orang tertentu yang dapat menjalankan roda pemerintahan. Selain itu, pergantian jabatan dan perputaran tugas tidak diketahui oleh masyarakat.
  3. Birokrasi Campuran : dimana tipe semacam ini hanya melakukan perekrutan secara terbuka untuk posisi tertentu. Biasanya hanya ditunjukan untuk tenaga ahli untuk mengisi jabatan dalam pemerintahan.

Adapun menurut Ideal Thypus Amerika Serikat terdapat 4 jenis birokrasi, yakni :

  • The Cabinet Departements (departmen-departemen dalam kabinet)

Dalam birokrasi jenis ini terdapat beberapa lembaga birokrasi yang dibedakan berdasarkan tugasnya.

  • Federal Agencies (Agen-Agen Federal)

Agen-agen federal adalah bentuk lain dari tangan kiri atau kepanjangan tangan lembaga kepresidenan. Agen ini dibentuk berdasarkan pilihan Presiden yang tengah memerintah.

  • Federal Corporation (Perusahaan-perusahaan federal milik federal)

Pada birokrasi jenis ini adalah birokrasi yang penggabungkan lembaga pemerintahan sekaligus sebagai lembaga bisnis.

  • Independent Regulatory Agencies (Agen-agen pengaturan Independen)

Jenis yang terakhir ini merupakan birokrasi  yang didirikan untuk kebutuhan dalam penyelenggaraan regulasi ekonomi terhadap dunia bisnis.

Baca Juga :

Updated: Desember 3, 2018 — 2:30 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme