Pengertian, dan Jenis-Jenis Fermentasi

Pengertian, dan Jenis-Jenis FermentasiFermentasi adalah suatu teknik pengolahan makanan dari bahan pokok menjadi makanan siap saji dengan menggunakan mikroorganisme tertentu. Fermentasi bisa disebabkan karena adanya aktivitas mikroba penyebab fermentasi pada substrat organik yang sesuai. Terjadinya fermentasi ini bisa membuat perubahan sifat bahan pangan sebagai akibat dari pemecahan kandungan-kandungan pangan tersebut.

Adapun pengertian lain dari fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen) atau pembebasan energi tanpa adanya oksigen. Contoh minuman dan makanan berfermentasi adalah tape, oncom, bir, keju, dan lain-lain.

Jenis-jenis Fermentasi

Berdasarkan produk yang dihasilkan, fermentasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut:

  • Homofermentatif, merupakan fermentasi yang produk akhirnya hanya berupa asam laktat. Contoh homofermentatif adalah proses fermentasi yang terjadi dalam pembutaan yoghurt.
  • Heterofermentatif, merupakan fermentasi yang produk akhirnya berupa asam laktat dan etanol sama banyak. Contoh heterofermentatif adalah proses fermentasi yang terjadi dalam pembuatan tape.

Berdasarkan penggunaan oksigen, fermentasi dibagi menjadi fermentasi aerobik dan anaerobik, yaitu sebagai berikut:

  • Fermentasi aerobik¬†adalah fermentasi yang memerlukan oksigen.
  • Fermentasi anaerobik¬†tidak memerlukan oksigen.

Berdasarkan proses yang dilakukan oleh mikroba, fermentasi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Fermentasi yang memproduksi sel mikroba (biomass)
    Produksi masal dari biomass bisa dikelompokkan menjadi produksi yeast untuk industri roti, dan produksi sel mikroba untuk digunakan sebagai makanan manusia dan hewan.
  • Fermentasi yang menghasilkan enzim dari mikroba
    Secara masal, enzim bisa diproduksi oleh tanaman, hewan, dan mikroba, namun enzim yang diproduksi oleh mikroba memiliki beberapa keunggulan yaitu, mampu dihasilkan dalam jumlah besar dan mudah untuk meningkatkan produktivitas bila dibandingkan dengan tanaman atau hewan.
  • Fermentasi yang menghasilkan metabolit mikroba
    Metabolit mikroba dapat dibagi menjadi metabolit primer dan metabolit sekunder. Produk metabolisme primer yang dianggap penting contohnya etanol, asam sitrat, polisakarida, aseton, butanol, dan vitamin. Sedangkan metabolit sekunder yang dihasilkan mikroba seperti antibiotik, pemacu pertumbuhan, inhibitor enzim, dan lain-lain.
Updated: Agustus 4, 2019 — 2:10 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme