Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jambu

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jambu – Selamat malam semuanya , baik pada kesempatan kali ini kita akan membahas seputar tanaman jambu beserta hama yang biasanya menyerang tanaman tersebut , tentu buah satu ini sudah tidak asing bagi kita semua karena pada umumnya pohon ini banyak ditemukan dan digemari banyak orang.

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jambu

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jambu

Ada beberapa hama tanaman jambu  :

  • Ulat kupu kupu gajah

Bentuknya panjang sekitar 12 cm , warnanya hijau muda hingga kebiru biruan , badannya gemuk dan lunak, akan bertelur di tepi tepi daun dan kepompoong bergelantungan pada daun , terlihat juga daun berlubang lubang karena dimakan oleh ulat tersebut , jika di biarkan maka daun akan mengerut dan lama kelamaan akan mati.

Adapun cara pengendaliannya adalah dengan mengumpulkan telur , ulat , serta kepompongnya lalu dimusnahkan , dapat juga dengan menggunakan peptisida namun tidak di anjurkan.

  • Benalu

Menyerap sari pati pada tanaman sehingga kualitas serta pertumbuan tanaman akan terganggu. Dapat dikendalikan dengan sanitasi lahan , membuang dan membersihkannya dari tanaman .

  • Penggerak Batang

Menyerang bagian batang tanaman , terlihat batang yang kulitnya terkelupas dan mengeluarkan getah , dapat dikendalikan dengan menggunakan kapas yang telah direndam dengan insektisida , disumbatkan pada bagian yang berlubang .

Adapun penakit yang biasanya menyerang pada tanaman ini adalah :

  • Embun jelaga

Disebabkan oleh kapang capnodium sp , gejala serangan terlihat pada permukaan daun yang tertutup oleh lapisan berwarna hitam , dapat dikendalikan dengan penyemprotan inteksida untuk membunuh kutu daun , serta memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang untuk mencegah penyebaran penyakit.

  • Antraknosa

Disebabkan oleh cendawan collectorichum gleoosporiodes penz , gejala yang tampak adalah mucul nya bercak bercak coklay kehitaman pada daun daun tua pada tanaman , yang akibatnya nanti buah akan membusuk dan berjatuhan , tunas muda nyapun akan mengerin dan mati, pengendaliannya adalah dengan memotong dan memusnahkan bagian yang terserang , dapat juga dengan dilakukan penyemprotan fungsida seperti dithan M-45 atau vigran blue sesuai dengan petunjuk .

  • Penyakit fisiologis

Adanya gangguan pada kondisi tanaman seperti kondisi tanaman layaknya akar dan buah , disebabkan oleh perawatn yang idak terkondisi seperti pemupukan tanpa melihat kandungan yang diberikan , jika berkelanjutan maka akan mengakibatkan rusaknya akar dan muncu cendawan yang akan merugikan tanaman , akibatnya nanti akar akan membusu , buah rontok dan berakhur dengan kematian tanaman . pengendaliannya adalah dengan perawatan sesuai petunjuk terutama dalam pemberian pupuk serta penyiraman yang rutin.

Baca Juga : Pengertian Dan Jenis Prosedur

Nah dan itulah sedikit artikel kali ini , semoga apa yang teah di tulis bisa bermanfaat , jangan lupa untuk meng-share artikel ini agar semakin banyak orang yang tau , sekian dan terimakasih.

Updated: Februari 14, 2019 — 1:21 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme