Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Pala

Ahoy! Selamat datang, dan selamat berjumpa lagi di web ini. Hari ini kita akan membahas tentang Cara penanganan pasca panen tanaman rempah Pala.

Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Pala

Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Pala

Sudah sejak lama, rempah-rempah yang tumbuh subur di nusantara dimanfaatkan oleh masyarakat. Begitu pula dengan tanaman rempah pala. Tanaman yang satu ini  juga sudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai macam keperluan.

Selain berperan sebagai rempah-rempah penambah citarasa makanan, rempah pala juga memiliki fungsi sebagai sumber bahan baku produksi minyak atsiri yang cukup banyak digunakan di dalam industri pengalengan, kosmetik, dan minuman.

Sebagaimana yang kita tau selama ini, hampir seluruh bagian dari tanaman rempah Pala dapat di manfaatkan dan memiliki nilai ekonomis.

Agar kualitas dari produksi buah pala menjadi bagus, selain mengetahui ketepatan waktu panen buah pala dan proses pemanenan, tahapan pengolahan pascapanen yang cocok juga akan menghasilkan hasil produksi yang berkualitas tinggi pula.

Baca Juga :

Adapun proses pascapanen yang cocok dan dianjurkan untuk dilakukan oleh setiap petani tanaman rempah pala yaitu sebagai berikut :

1. Melakukan Sortasi Biji Rempah Pala (Pemisahan bagian buah)

Biji-biji dari tanaman rempah pala yang sudah dikumpulkan perlu kita sortir dan pilah-pilahkan menjadi 3 macam golongan yakni terdiri atas :

  • Biji rempah pala yang gemuk dan utuh
  • Biji rempah pala yang kurus atau keriput
  • Biji rempah pala yang cacat.

2. Melakukan Proses Pengeringan Biji Rempah Pala

Pada proses pascapanen biji rempah pala yang selanjutnya adalah melakukan pengeringan biji rempah pala. Biji rempah pala yang diperoleh dari proses pertama tadi sebaiknya segera dijemur untuk menghindari resiko kemungkinan serangan hama dan bibit penyakit.

Biji pala dapat dijemur dibawah panas matahari pada media alas lantai jemur/tempat lainnya. Untuk mempercepat dan mempermudah proses pengeringan juga bisa dilakukan dengan bantuan mesin pengering khusus biji pala supaya lebih tahapan ini lebih efisien waktu, dan memberikan hasil juga lebih baik.

3. Melakukan Proses Pemecahan Tempurung Biji

Semua biji rempah pala yang sudah mengering, harus kita pecahkan tempurungnya satu persatu. Untuk memecahkanya, kita bisa memukulnya dengan kayu pemecah biji pala supaya kulit bijinya pecah lalu bisa dipisahkan dengan isi biji rempah pala. Metode pemecahan tempurung biji pala sebenarnya juga dapat dilakukan dengan menggunakan 2 cara, yaitu:

  • Proses pemecahan biji rempah pala dengan menggunakan tenaga manusia

Cara memecahkan tempurung biji rempah pala bisa kita lakukan dengan cara memukulnya dengan kayu pemecah biji hingga si tempurung itu pecah. Cara memecahkan tempurung biji pala bila dipraktikan sebenarnya memerlukan teknik dan keterampilan khusus, sebab kalau tidak melakukanya dengan benar, isi biji akan banyak yang mengalami kerusakan (pecah) sehingga kualitas hasil produksinya menurun.

  • Proses pemecahan biji rempah pala dengan menggunakan mesin pemecah tempurung biji pala

Cara ini banyak dipraktikan oleh petani pala di zaman yang modern ini. Bila dijelaskan dengan singkat, mekanisme dan prinsip kerja dari mesin pemecah tempurung biji rempah  pala ini sama dengan apa yang dilakukan ketika memecahkan biji rempah pala dengan menggunakan teknik manual.

Dimana ada bagian dari mesin yang bertugas untuk menghancurkan kulit buah pala sehingga nantinya yang tertinggal adalah isi bijinya saja. Keuntungan dari penggunaan mesin adalah tenaga, waktu, dan pengalokasian biaya operasionalnya dapat ditekan. Disamping itu pula kerusakan mekanis dari fisik isi biji pala juga lebih kecil.

Terimakasih, see you next post!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme