Cara Mencegah Kematian Pada Pembibitan Ikan Lele

Cara Mencegah Kematian Pada Pembibitan Ikan Lele – Menurut ilmu peternakan ada 4 penyebab Ikan Lele tiba – tiba mati mendadak adalah sebagai berikut :

1). Kondisi air kolam tercemari zat beracun

Kolam – kolam terpal yang secara langsung digunakan buat budidaya Ikan Lele pada umumnya mengandung zat kimia yang dapat sewaktu – waktu meracuni Ikan Lele. Kolam terpal ini sebenarnya memang dapat dipakai secara langsung namun disarankan terlebih dahulu dicuci dan di jemur untuk selanjutnya diisi air selama 3 hari sampai seminggu lalu dibuang dan kembali diisi dengan air baru dicampur dengan ‘probiotik biogan’ atau probiotik yang lainnya.

Cara Mencegah Kematian Pada Pembibitan Ikan Lele

Cara Mencegah Kematian Pada Pembibitan Ikan Lele

Zat – zat beracun yang mencemari air kola mini diduga menjadi penyebab utama kematian Ikan Lele dalam jumlah besar, penyebab munculnya zat beracun tersebut adalah berasal dari sisa pakan yang mengendap di dasar kolam. Makanya sebagai pemula, anda perlu berhati – hati dalam pemberian pakan jangan sampai kelebihan yang justru akan menyebabkan zat – zat tersebut berubah menjadi racun.

Baca Juga :

Air kolam yang sudah tercemar akan berubah warna menjadi merah kehitaman. Zat – zat beracun bisa juga berasal dari obat – obatan kimia seperti pestisida yang larut ke dalam air dan airnya anda manfaatkan untuk budidaya ikan. Apabila air kolam diambil dari sungai atau saluran irigasi yang digunakan petani untuk mengairi padi maka kemungkinan besar air kolam akan bercampur dengan air pestisida.

2). Bagaimana Cara Mengatasinya

Ganti air kolam sebesar 40 persen dari jumlah volume air yang tersedia, setelah lewat 10 hari maka lakukan pergantian dan penambahan air. Lakukan fase ini setiap 5 hari sekali dan jika mendekati waktu panen, sebelum panen ikan dilakukan, maka sebaiknya frekuensi penambahan air dilakukan 3 hari sekali. Cara ini dilakukan sebelum mencampur dengan probiotik biogan. Setelah air diganti, beri pakan dicampur probiotik biogan, tidak perlu ganti air lagi kalau melihat kondisi Ikan Lele baik – baik saja. Jika bermasalah maka kembali melihat cara tersebut di atas.

3). pH air berubah – ubah secara ‘ekstrem’

pH air merupakan hal yang perlu dipertahankan saat awal pembuatan kolam, pH air harus dikondisikan sedemikian rupa agar mampu memenuhi syarat ideal bagi kehidupan yang sehat dan subur bagi Ikan Lele. Penyebab pH air berubah – ubah dalam jangka waktu singkat adalah salah satunya karena air hujan pertama yang jatuh ke dalam kolam.

Bagaimana Cara Mengatasinya

Apabila sedang turun hujan pada hari pertama, segera ganti air kolam, dimana pergantian air kolam ini bisa dilakukan sebagian dengan bantuan menggunakan ‘mesin diesel’. Dapat juga dengan memberikan daun pepaya ke dalamnya yang akan membantu Ikan Lele menjadi lebih kuat dengan mengaplikasikan probiotik juga ke dalam makanannya, asalkan berikan saat pakan sudah mengering atau diangin – anginkan saja.

4). Air kolam suhunya terlalu panas

Pertahankan suhu air kolam dengan kisaran antara 25 s/d 300 derajat C dimana benih – benih Ikan Lele sangat sensitif terhadap suhu yang terlalu panas, akibatnya Ikan Lele akan mudah terserang penyakit stres dan nafsu makan mulai menurun. Pencernaan dan metabolisme tubuh menjadi tidak berfungsi dengan baik, maka lama – kelamaan Ikan Lele akan mati.

Bagaimana Cara Mengatasinya

Pasang terpal plastik guna mencegah masuknya sinar matahari secara langsung ke air kolam, dapat juga dengan menggunakan tanaman enceng gondong yang dapat menjadi tempat berlindung bagi Ikan Lele karena tanaman enceng gondong berfungsi sebagai inang bagi sejumlah ‘mikroorganisme’ yang dapat dijadikan sebagai sumber pakan alami bagi Ikan Lele. Dengan memberikan probiotik biogan ke dalam kolam Ikan Lele, maka benih – benih Ikan Lele akan tumbuh lebih kuat dan terbukti dapat mengurangi angka kematian ikan.

5). Pemberian pakan yang berlebihan

Pemberian pakan pabrik atau pelet merupakan salah satu kiat sukses agar ikan menjadi lebih cepat besar dan panen. Namun jika secara berlebihan diberikan maka akan menyebabkan munculnya penyakit. Sisa – sisa pakan yang tidak dimakan dan mengendap di dasar kolam lama – kelamaan akan menjadi ‘gas amoniak’ dimana gas ini akan mengeluarkan bau yang dapat meracuni ikan – ikan di dalam kolam.

Bagaimana Cara Mengatasi

Lakukan pembersihan dasar kolam dengan rutin dan segera baik itu melalui ‘penyepongan’ atau pengurasan air.

Anda harus teliti dalam pemberian pakan pada Ikan Lele, dimana kalau mereka sedang tidak nafsu makan maka jangan berlebihan diberikan dan jika dianggap perlu maka gunakan suplemen organik dan probiotik misalnya suplemen organik cair probiotik biogan ikan karena dapat membantu menambah nafsu makan Ikan Lele menjadi stabil.

Demikianlah cara mencegah kematian Ikan Lele, semoga bermanfaat dalam budidaya Ikan Lele dengan pencapaian hasil budidaya yang melimpah dan berkah sesuai harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme