5 Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Buah Naga  – Yang dimaksud dengan cara menanam buah naga adalah dengan menyiapkan media semai bisa dengan membuat vedengan – bedengan atau mengaplikasikan polybag. Atur media tanam dengan memanfaatkan campuran tanah dan pupuk organik (bisa dengan memakai pupuk kandang atau pupuk kompos) dengan perbandingan campuran kedua bahan yang dimaksud adalah 1 : 1.

5 Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Untuk Pemula

5 Cara Budidaya Tanaman Buah Naga Untuk Pemula

Sebaiknya disiram terlebih dahulu sebelum bibit ditanam pada media penyemaian agar kelembabannya tetap terjaga. Selanjutnya tanxapkan masing – masing bibit dengan cara sebagai berikut bagian yang runcing berada di bawah dengan tingkat kedalaman sekitar 5 Cm lalu letakkan bibit pada tempat yang terlindung dari sinar matahari secara langsung untuk selanjutnya siram bibit minimal 2 sampai 3 kali dalam sehari hingga tumbuh tunas – tunas baru.

Setelah usia tanaman menginjak 3 minggu sejak bibit ditanam maka jika pertumbuhan normal akan mulai tumbuh tunas maka saat ini tanaman harus terkena sinar matahri secara langsung. Pemeliharaan bibit berlangsung hingga 3 bulan sampai tanaman siap untuk dipindahkan ke media tanam. Bibit yang berusia sekitar 3 bulan mempunyai tinggi tanaman sekitar 50 s/d 80 Cm.

Cara Budidaya Tanaman Buah Naga

1. Tahapan pembuatan tiang panjat

Seperti diketahui bahwa tiang panjat sangat dibutuhkan guna menopang batang tanaman agar tidak mudah roboh jika sudah rimbun dan tumbuh dewasa. Tiang – tiang panjat dibuat permanen dengan mengaplikasikan cor beton. Bentuk tiang panjat adalah persegi atau silinder dengan diameter sekitar 10 s/d 15 Cm namun jika tidak ada dana yang terbatas maka anda dapat menggunakan bahan dari kayu atau bambu yang cukup kuat untuk menopang tanaman.

Tinggi tiang panjat rata – rata berukuran 2 s/d 2,5 meter dan ditanam ke dalam tanah seukuran 50 Cm. Hal ini bertujuan agar tiang dapat berdiri dengan kokoh untuk menopang pertumbuhan Buah Naga dewasa. Bangun tiang – tiang panjat secara berbaris, jarak tiang dalam satu baris berukuran 2,5 meter sedangkan jarak antar baris adalah 3 meter. Jarak ini dapat berfungsi sekaligus sebagai jarak tanam dimana diantara barisan tersebut buat saluran drainase sedalam 25 Cm.

2. Tahapan pengolahan tanah untuk budidaya Buah Naga

Buat dan siapkan lubang tanam di sekitar tiang dengan memakai ukuran 60 x 60 Cm sedalam 25 Cm dengan posisi tiang tepat berada di tengah lubang. Campur tanah hasil galian lubang dengan pasir sebanyak 10 Kg untuk meningkatkan porositas tanah. Lalu tambahkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10 s/d 20 Kg dan beri campuran kapur pertanian atau dolomit karena dari sini Buah Naga mendapatkan asupan kalsium. Aduk dan campur semua bahan hingga rata untuk selanjutnya ditimbun kembali lubang tanam tadi dengan campuran bahan di atas kemudian lakukan penyiraman dengan air hingga basah. Hindari jangan terlalu berlebihan menggenangi air dan setelah lewat masa 3 hari maka berikan tambahan pupuk TSP sebanyak 25 gram pada masing – masing lubang. Cara pemberian pupuk adalah melingkari tiang panjat dengan jarak sekitar 10 Cm. Biarkan sehari nah kini media telah siap untuk ditanami bibit Buah Naga pilihan.

3. Tahapan menanam bibit Buah Naga

Pindahkan bibit Buah Naga dari media semai ke media tanam. Satu tiang bisa ditanami sekitar 4 bibit Buah Naga dengan jarak tanam bibit dengan tiang sekitar 10 Cm. Selanjutnya gali lubang tanam sedalam 10 s/d 20 sesuaikan dengan panjang bibit untuk selanjutnya masukkan bibit ke dalam lubang dan timbun kembali dengan tanah sambil dipadatkan. Sediakat empat bibit untuk ditanam, lalu ikat bibit bersangkutan sehingga menempel pada tiang panjat. Pengikatan bertujuan agar tanaman bisa tumbuh menjulur sepanjang 20 s/d 30 Cm. Disarankan pengikatan jangan terlalu kuat agar mempunyai ruang gerak dan tidak melukai bibit tanaman.

4. Tahapan pemupukan dan perawatan budidaya Buah Naga

Pada tahapan ini termasuk fase pemupukan tanaman, penyiraman, dan pemangkasan terhadap cabang yang sudah pernah berbuah 3 s/d 4 kali dan tidak terlalu produktif sehingga perlu diremajakan.

5. Tahapan panen budidaya Buah Naga

Buah Naga adalah termasuk ke dalam tanaman yang mampu berusia cukup panjang dengan masa produktif tanaman bisa mencapai 20 tahun. Budidaya Buah Naga dalam skala besar bisa mulai dipanen sekitar 10 s/d 12 bulan semenjak bibit ditanam. Satu tanaman mampu menghasilkan sekitar 1 Kg Buah Naga sedangkan lahan seluas 1 hektar bisa ditanami sekitar 6.400 dan akan menghasilkan 6 s/d 7 ton Buah Naga dalam sekali panen. Budidaya tanaman Buah Naga dianggap sukses bila dalam setahun mampu mengahsilkan sekitar 50 ton Buah Naga per 1 hektar lahan yang dimanfaatkan.

Baca Juga :

Buah Naga yang sudah siap panen adalah kulit buah mulai berubah warna dari hijau muda menjadi berwarna merah mengkilap dan jumbai – jumbai buah berwarna kemerahan dengan mahkota buah mengecil dan pangkal buah mulai menguncup sedangkan buah mulai membesar dan membulat dengan berat 400 s/d 600 gram.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang cara budidaya tanaman Buah Naga, semoga bermanfaat !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme