Cara Budidaya Tanaman Anggur

Cara Budidaya Tanaman Anggur – Anggur merupakan salah satu jenis buah-buahan yang sangat populer dan digemari orang banyak dewasa ini. Buah yang memiliki rasa yang manis dan lezat ini sebenarnya memiliki beragam jenisnya, Mulai dari Muscadine yang biasa dipilih sebagai bahan pembuatan jelly dan jus anggur, Anggur bali dan masih banyak lagi.

Adapun Anggur yang biasanya ditemukan di Indonesia adalah Anggur Merah, Anggur Hijau, dan Anggur Hitam. Selain itu, di bidang olahan pangan, Anggur juga dapat digunakan seperti bahan untuk membuat Sultana, Kismis dan tentu saja sebagai jus.

Apakah anda orang yang tertarik untuk menaman tanaman yang satu ini? Jika iya, simaklah pembahasan berikut ini mengenai cara budidaya tanaman anggur.

Sebelum masuk ke bahasan inti, ada baiknya anda mengenal beragam varietas anggur. Sebagai contoh, seperti yang sudah dipaparkan di atas, jika anda hendak menanam anggur dengan tujuan sebagai bahan baku pembuatan jelly atau jus anggur, sangat disarankan menggunakan anggur jenis Muscadine. Tujuan ini dimaksudkan agar bisa memaksimalkan kualitas anggur.

Adapun hal-hal lain yang harus diperhatikan adalah :

  • Pelajari Iklim, Ketinggian dan Lokasi yang tepat untuk penanaman anggur
  • Persiapkan media tanam yang tepat dan tanah dengan PH 7 dan ketinggiannya 1m.

Jika kedua hal diatas sudah terpenuhi, anda bisa memulai pembudidayaan tanaman anggur.

Bibit

Hal selanjutnya adalah pemilihan bibit yang tepat. Ciri-ciri bibi berkualitas :

  • Panjang stek yang digunakan tidak boleh lebih dari 25 hingga 30 cm dengan banyak ruas 2 hingga 3 dan berbentuk bulat dengan lingkar diameter 1cm.
  • bagian kulit batang coklat lalu dibagian kulit batang berwarna hijau dan tidak mengandung air

Bibit bisa didapatkan melalui kebun anggur atau jika anda baru memulai untuk menanam tanaman anggur, anda dapat mendapatkan bibitnya di tempat pembudidayaan anggur.

Penyemaian

  • Bibit anggur yang di stek akan disemaikan dengan menggunakan polybag atau pot dalam kurun waktu 5 hingga 7 hari.
  • Pindahkan bibit ke media penyemaian seperti di dalam pot atau polybag yang sebelumnya telah diisi dengan media tanam seperti campuran tanah dengan pupuk kandang serta pasir dengan masing-masing memiliki komposisi perbandingan sebesar 2:1:1
  • Bibit kemudian diberi air secara rutin saat pagi dan sore hari. Tanah yang digunakan diusahakan memiliki pengairan yang baik sehingga tidak tergenang air.
  • Apabila sudah memasuki 2 bulan, tunas-tunas baru akan muncul dan akarnya akan terlihat banyak.

Penanaman dan Perawatan

Sebaiknya tanaman anggur ditanam pada saat musim kemarau. Bibit anggur yang telah dipilih kemudian ditebarkan di media tanam. Setelah itu membuat penyangga atau para-para seukuran 2 m dari rotan atau bambu. Penyiraman kepada tanaman anggur diberikan sekali dalam sehari dan diusahakan pada pertengahan hari atau sore hari. Dan sebaiknya melakukan proses penyiangan untuk membersihkan tanaman anggur dari hama atau rumput yang mengganggu perkembangan tanaman anggur.

Panen

Ketika anda memanen buah anggur, sangat dianjurkan agar tidak menumpuk semuanya dalam satu wadah yang akan berimbas dengan hancurnya buah tersebut. Karena seperti yang kita tahu bahwa buah anggur memiliki bentuk yang cukup kecil dan tekstur yang lunak apabila dibandingkan buah yang seukuran dengan anggur.

Demikianlah tata cara pembudidayaan tanaman anggur. Apakah anda tertarik untuk menanannya?

Updated: Februari 2, 2019 — 8:49 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Paling Terkini © 2018 Frontier Theme